10 Makanan Untuk Lamaran yang Tidak Boleh Terlewatkan

Makanan Untuk Lamaran Mengadakan acara pernikahan yang perlu diperhatikan bukan baju ataupun ruangannya saja. Namun juga makanan sebagai hantaran penting yang tak boleh dilewatkan. Makanan yang dipilih harus sesuai dengan istiadat setempat. Lalu apa saja makanan dibawa saat hantaran? Berikut penjelasannya.

Makanan Untuk Lamaran

Ketahui Macam-macam Makanan Untuk Lamaran Berikut Ini 

Berwarna putih yang dihias menyerupai bunga di bagian atasnya. Umumnya dibawa oleh keluarga calon pengantin pria. Terbuat dari ketan yang biasanya terbagi atas rasa manis dan asin. Rasanya cukup lezat dan hingga saat ini banyak peminatnya. Juga menggunakan bahan pendukung yaitu santan, gula serta garam. Memiliki tekstur yang lembut dan lengket sebab menggunakan ketan yang sudah dihaluskan terlebih dulu. 

  • Kue Lemper

Juga termasuk jenis makanan untuk lamaran yang sering ditemukan. Hingga saat ini lemper bisa diperoleh dengan mudah di beberapa daerah. Bahkan sering disajikan dalam kue box, juga terbuat dari ketan namun ditambahkan daging ataupun abon sebagai bahan isinya. Karena dibungkus dengan daun pisang saat proses memasaknya, sehingga lemper memiliki aroma harum yang khas. 

  • Kue Jenang

Masih dengan kue yang selalu ada di setiap hantaran, kue jenang terutama dalam acara pernikahan masyarakat Jawa. Berbeda dengan kue sebelumnya, sebab kue  Jenang tidak hanya berbahan dasar ketan namun juga menggunakan tepung beras. Menghasilkan rasa yang gurih dan manis karena diolah menggunakan santan.

Perlu waktu beberapa jam untuk menghasilkan kue Jenang dengan tekstur yang lembek dan lengket. Bahkan perlu banyak tenaga dalam mengaduknya hingga warna Jenang berubah menjadi gelap tanda sudah matang. Filosofi berdasarkan cara memasaknya yaitu tidak mudah menyerah serta saling tolong menolong antara sesame pasangan nantinya. 

  • Kue Wajik

Berwarna cokelat dengan rasa yang manis menghiasi nampan. Memang benar kue wajik juga berbahan dasar ketan, namun tak sama teksturnya dengan kue Jenang ataupun kue Jadah.  Pengolahan bersama santan, gula merah, garam, air dan gula pasir sehingga memiliki rasa cukup manis. Awalnya disajikan dalam nampan kemudian diiris sesuai kebutuhan. Selanjutnya ditambahkan hiasan berupa daun pandan ataupun hiasan lain agar lebih menarik perhatian. 

  • Kue Bugis Mandi

Kebanyakan orang lebih sering mendengar nama kue bugis dibandingkan kue Bugis Mandi. Bahan yang digunakan memang sama, namun perbedaannya pada pengolahannya. Kue Bugis mandi ide makanan untuk lamaran sebelum dibungkus menggunakan plastik bening, terlebih dulu disiram menggunakan santan kental.

Ada juga yang menggunakan daun pisang untuk membungkusnya kemudian menyiramnya dengan santan. Memiliki rasa yang gurih dan manis sebab menggunakan santan dan parutan kelapa dicampur dengan gula. Bahkan karena rasanya yang enak, tidak cukup jika hanya mencicipi satu bungkus saja. 

  • Kue Lapis

Sesuai dengan namanya, maka keunikan ataupun ciri khas dari kue ini ialah bentuknya yang berlapis-lapis. Menggunakan tepung beras sebagai bahan dasar, kemudian tambahan tepung kanji, santan, garam, gula pasir. Pewarna tak boleh dilewatkan sehingga makanan ini memiliki lebih dari satu warna. Teksturnya lumayan kenyal dan lembut dimana setiap lapisan ketika dimakan bisa dilepas ataupun dipisah-pisah. Karena rasanya yang manis sehingga banyak peminatnya. Bahkan kue ini sudah sering ditemukan juga di hari-hari biasa. 

  • Kue Lapis Legit

Juga memiliki tampilan yang berlapis-lapis tetapi berbeda dengan kue Lapis di atas. Rasanya memang cukup lezat dan banyak penggemarnya. Bahan yang digunakan membuatnya berbeda, apalagi karena penggunaan margarin menjadikan  kue lapis legit agak berminyak. Tetapi teksturnya tetap lembut  dan menjadi salah satu kue hantaran yang mewah dan legendaris. Siapa saja yang mencicipinya akan langsung suka dari rasa manis yang khas kue Lapis Legit.

  • Kueku Kacang Hijau

Masih dengan kue untuk hantaran sekarang bernama Kueku Kacang Hijau yang bercita rasa manis. Termasuk makanan tradisional inspirasi makanan untuk lamaran berbentuk lucu menyerupai cangkang kura-kura. Jadi, seperti gundukan kecil dengan warna merah yang menyala.

Sesuai dengan namanya, maka terdapat bahan isi berupa kacang hijau yang sudah ditumbuk. Tentu saja rasanya manis sebab diberi gula agar siapa saja yang memakannya menyukainya. Teksturnya kenyal karena berbahan dasar tepung ketan yang dibentuk menggunakan cetakan khusus.

Alasan dipilih bentuknya menyerupai kura-kura sebab sebagai simbol bahagia dan makmur. Sehingga diharapkan dalam rumah tangga nantinya selalu bahagia. 

  • Bolu Kukus

Juga mempunyai cita rasa manis tetapi berbeda dengan kue pada umumnya. Karena bolu kukus dibuat menggunakan sedikit tepung terigu didominasi oleh telur. Tentu memiliki tekstur yang lembut, lumayan kering namun bisa meleleh langsung di mulut.

Saat ini bolu kukus lebih dikenal sebagai cupcake karena dikukus dalam cup. Bahkan sebagian orang berpikir, bolu kukus ini kue modern apalagi yang dihias dengan ragam warna menarik. Seperti warna cream, cokelat, merah jambu, hijau, ungu, oranye hingga biru menjadi daya tarik tersendiri saat memandangnya. 

  • Roti Buaya

Mungkin agak antimainstream dari namanya, namun perlu diketahui bahwa kue ini bukan terbuat menggunakan daging buaya. Kue Buaya termasuk syarat yang harus dipenuhi oleh pengantin laki-laki dalam pernikahan adat Betawi karena mengandung filosofi kemapanan dan kesetiaan.

Rekomendasi : Nasi Tumpeng di Grogol

Hal ini dilihat dari buaya yang hanya menikah satu kali saja dalam hidupnya. Kemudian kemapanan karena zaman dulu, kue buaya hanya dinikmati oleh para bangsawan saja. Berwarna putih yang memang dibuat berbentuk buaya lengkap dengan kakinya berjumlah empat hingga ekornya. 

Jadi, jika ingin mengadakan acara lamaran dalam waktu dekat. Jangan lupa siapkan makanan di atas ya. Pesan di catering saja yang lebih praktis dan hemat lengkap berbagai pilihan makanan untuk lamaran.

Share Button