Ingin Konsumsi Makanan Sehat? Simak 6 Tips Makanan Awet Tanpa Kulkas Ini!

Tips Makanan Awet Tanpa Kulkas – Kulkas menjadi salah satu kebutuhan penting yang kini harus dimiliki oleh setiap rumah. Bagaimana tidak, peranannya yang sangat penting untuk menyimpan stok bahan pangan keluarga sudah tidak diragukan lagi. Namun, tidak semua bahan pangan yang Anda miliki dapat disimpan di dalam kulkas, mengingat kulkas juga memiliki kapasitas penyimpanan. Lalu, bagaimana agar makanan tetap awet selama tidak disimpan di dalam kulkas? Simak 6 tips makanan awet tanpa kulkas berikut ini untuk mengetahui bagaimana tetap menyimpan makanan sehat meskipun tidak di dalam kulkas serta mencegah makanan tersebut dari kebusukan.

Tips yang disajikan di bawah ini tidak hanya bermanfaat bagi Anda, para ibu rumah tangga yang setiap harinya selalu bergelut dengan urusan stok makanan dan dapur. Bagi para anak kost yang memiliki fasilitas kulkas bersama juga bisa memanfaatkan tips ini jika sewaktu-waktu mereka menemukan bahwa ternyata kulkas terlalu penuh untuk menyimpan stok pangan mereka. Apa saja tipsnya?

Sayuran yang berbatang dapat disimpan di dalam wadah yang berisi air

Tips pertama berhubungan dengan menyimpan sayuran berbatang. Dengan Anda menyimpan sayuran berbatang tersebut di dalam wadah yang berisi air, maka air tersebut dapat menjaga sayuran tetap segar hingga berhari-hari. Sayuran tersebut dapat bertahan hingga lima hari lamanya tanpa disimpan di dalam kulkas. Tetapi, ada baiknya sayuran segera dimasak sebelum ia menyentuh hari ke-lima karena tentunya ia sudah tidak akan sesegar awalnya.

Ikan dapat disimpan dengan menggunakan kain basah

Jika biasanya anda menyimpan ikan di dalam freezer untuk tetap menjaga kesegarannya, ternyata ikan dapat disimpan di luar kulkas dan tetap awet dengan menggunakan kain yang basah. Yang perlu Anda lakukan adalah membasahi kain dengan cuka, kemudian ikan dapat segera dibungkus dengan kain bercuka tersebut. Selain menggunakan cuka, kain juga bisa dibasahi dengan jeruk nipis atau garam sebagai penggantinya. Pada intinya, ketiga bahan ini adalah bahan alami yang dapat digunakan dengan aman untuk melindungi ikan tetap segar meskipun ia tidak disimpan di dalam kulkas.

Ikan, sebagai salah satu sumber makanan berprotein tinggi berpotensi untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Sangat penting bagi kita untuk tetap menjaga kesegaran ikan sebelum memasaknya dengan matang. Selain tinggi kandungan protein, ikan juga memiliki daging yang sarat akan asam lemak, omega-3, selenium, serta vitamin D. Jika Anda menggunakan tips menyimpan ikan dengan kain yang sudah dibasahi dengan salah satu dari ketiga bahan alami yang telah disebutkan di atas, cara tersebut dapat menjaga ikan tetap awet hingga dua puluh empat jam lamanya. Oleh karena itu, ketika Anda  membeli ikan tersebut, Anda tidak perlu segera memasaknya karena bisa menyimpannya terlebih dahulu.

Jamur dapat disimpan di dalam kantong kertas

Jamur adalah salah satu makanan yang mudah sekali busuk jika tidak segera disimpan di dalam kulkas. Lalu, bagaimana agar ia tetap segar meskipun di luar kulkas? Salah satu tips makanan awet  tanpa kulkas untuk jamur adalah dengan menyimpan jamur tersebut di dalam kantong kertas. Anda tidak perlu mencuci jamur tersebut sebelum menyimpannya di dalam kantong kertas. Oleh karena itu, setelah Anda membeli jamur tersebut, Anda bisa segera menyimpan jamur yang Anda beli ke dalam kantong kertas untuk mencegah ia dari kebusukan dan perubahan warna jamur menjadi kuning.

Tempat gelap menjaga kesegaran kentang

Kentang memang termasuk ke dalam sayuran yang tidak biasa untuk disimpan di dalam kulkas. Namun, jika Anda membiarkannya begitu saja tanpa memberikan metode khusus dalam menyimpannya, maka kentang dapat cepat busuk. Padahal kentang adalah salah satu jenis umbi-umbian yang kaya akan manfaat serta dapat memperlancar sistem pencernaan. Jika Anda ingin kentang yang Anda beli bertahan lama di luar kulkas, maka jangan simpan kentang tersebut di dalam plastik. Hal ini dikarenakan plastik hanya akan membuat kentang tersebut cepat membusuk. Kantong plastik dapat diganti menjadi kertas koran untuk menyimpan kentang. Simpanlah kentang tersebut di dalam ruangan gelap dengan suhu 7-11 derajat Celcius. Teknik ini dapat membuat kentang Anda tetap bertahan lama hingga berhari-hari hingga Anda siap untuk memasaknya.

Keranjang berpori untuk menyimpan bawang

Menyimpan bawang di dalam kulkas memang tidak lazim untuk dilakukan, sehingga mayoritas dari kita akan menyimpannya di luar lemari pendingin. Cara yang benar untuk menyimpan bawang tersebut di luar kulkas agar tidak mudah busuk adalah dengan menggunakan keranjang berpori. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan ketika sedang menyimpan bawang adalah hindari menyimpan bawang tersebut di dalam tempat yang lembab. Segera keluarkan bawang dari plastik pembungkusnya, kemudian pindahkan ia di keranjang berpori atau kantung berpori. Kemudian, Anda bisa menggantungnya dan menjauhkannya dari bahan-bahan makanan yang lain. Jika Anda berhasil menerapkan cara-cara ini, maka bawang yang Anda beli bisa bertahan hingga dua bulan lamanya.

Pisahkan buah-buah tertentu

Jika kulkas Anda terlalu penuh untuk menyimpan buah-buahan yang barusan saja Anda beli, maka Anda mau tidak mau Anda harus menyimpannya di luar lemari pendingin. Agar buah-buahan Anda tetap segar di luar lemari pendingin berhari-hari lamanya, Anda harus memisahkan buah-buahan tertentu satu sama lain. Yang harus dilakukan adalah memisahkan buah yang memproduksi gas etilen dengan buah yang sensitif terhadap gas etilen. Contoh buah-buahan yang memproduksi gas etilen adalah alpukat, mangga, dan pisang. Sedangkan apel dan semangka merupakan contoh buah-buahan yang sensitif terhadap gas etilen. Oleh karena itu tips makanan awet tanpa kulkas untuk buah-buahan adalah memisahkan apel dan semangka dari alpukat, mangga, dan pisang.

Share Button